Tampilkan postingan dengan label MBO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MBO. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Juni 2013

UAS (TUGAS BESAR MBO)





- USE CASE DIAGRAM




 



- ACTIVITY DIAGRAM 
            

                 1. STAR GAME





                  2. PLAY GAME 




 - CLASS DIAGRAM

     

-  SEQUENCE DIAGRAM

        1. PLAY GAME

             

           2. STAR GAME


Selasa, 11 Juni 2013


 Membuat Class Diagram

Class diagram memperlihatkan keberadaan dari class-class dan hubungannya dari sistem dalam logical view. Class diperoleh dengan melakukan  pengetesan pada sequence dan collaboratin diagram.
Komponen Utama dari  Class Diagram
Class
Generalisation
Aggregation





Membuat  Main Class Diagram
Klick kanan Logical view à new à class diagramà memberi nama(misal: Utama)à
dobel klick

Membuat Class
1.       Klick kanan Logical view à new à class à memberi nama
2.       Buatlah class tersebut dalam Class Diagram: Drag class ke dalam class diagram yang terbuka.

atau
1.      Memunculkan Class dari toolbar: pilih icon Class   pada toolbarà click sekali pada Class diagram yang terbuka.
2.      Memberi nama: Click dobel pada class tersebutà pilih General tab dalamwindow specificationà tuliskan nama yang diinginkan dalam kolom name.

 Membuat Stereotype untuk Class (jika diperlukan)
1.       Click kanan pada Class dalam browser à Specification à General à pilih namaStereotype atau diketik à tekan OK.

Dokumentasi Class
1.      Menentukan Class yang akan diberi dokumentasi: Lihat daftar Classdalam browserà Click pada Class yang dipilih.
2.      Menuliskan dokumentasi: Pindahkan kursor pada documentation windowà tuliskan keterangan secukupnya. (misal: Seseorang yang terdaftar dalam semester ini.)

atau

1.      Lihat daftar Class dalam browser atau pada windows Class Diagram.
2.      Click Dobel pada Class yang dipilihà pilih General tab dalamwindow Class specification à tuliskan dokumentasi..

Membuat Relasi Association
1.       Click icon Association  pada toolbar.
2.       Click pada salah satu Class yang akan diasosiasikan dalam Class Diagram
3.       Drag garis Association ke Class yang diasosiasikan lainnya.

Membuat Relasi Aggregation
1.       Pilih icon Aggregation  dari toolbar
2.       Click pada class yang memainkan peran secara keseluruhan dalam Class Diagramdan drag garis aggregation ke Class yang memainkan peranan sebagian.

Membuat Relasi Composition Aggregation
1.       Pilih icon Aggregation dari toolbar
2.       Click pada Class yang memerankan keseluruhan dalam Class Diagram dan Drag  garis aggregation ke Class yang memerankan secara sebagian.
3.        Click kanan pada garis aggregationà containment  of … à pilih Value

Memberi nama Relasi
1.             Click garis relasi pada Class Diagram
2.             Tuliskan nama relasi yang diinginkan

Membuat nama Peran
1.      Menampilkan shortcut yang akan dimodifikasi: Click kanan pada garis relasi dekat Class yang akan dimodifikasi.
2.      Pilih Menu Role Name
3.      Tuliskan nama peran yang inginkan

Membuat multiplicity
1.       Click dobel pada garis relasi untuk memunculkan Specification
2.       Pilih Menu Detail pada peran yang akan dimodifikasi (Detail Role A atau Role B)
3.       Tentukan multiplicity yang diinginkan

Membuat Relasi  Unary
1.       Pilih icon Association (atau Aggregation) dari toolbar
2.       Click pada Class dan drag garis Association (atau Aggregation) bagian luar dari Class.
3.       Click sekali à Arahkan mouse ke Class asal à click sekali
4.      Tuliskan nama peran dan multiplicity untuk setiap akhir dari unary association

Membuat Association Class
Association class merupakan Class di sambungkan ke sebuah Association dengan loop.
1.       Click icon Class dari toolbar
2.       Click pada diagram untuk menempatkan Class à tuliskan namanya
3.       Tambahkan attribut Class: Click kanan pada Classànew attributàketik nama attribut
4.       Menambahkan operasi Class: Click kanan pada Classànew operationàketik nama operasi
5.       Click icon Link Attribut dari toolbar 
6.       Click pada association Class dan drag garis Link Attribut ke association yang akan disambungkan.

Membuat Relasi Generalisation
1.       Click icon Generalisation 
2.       Click pada satu subclass dan drag garis Generalisation ke superclass
3.      Untuk setiap subclass yang merupakan bagian dari Generalisation:pilih icon Generalisation dari toolbarà click pada subclassà dan drag garis Generalisation ke ujung generali yang sudah terbentuk.
Menambahkan  attribute ke suatu Class
1.       Memilih Class pada Browser: Click sekali pada tanda plus (+) pada Logical View  agar terurai isinya. (jika Logical View sedang bertanda +, atau tidak terurai).
2.      Pilih Class yang akan ditambahi attribute.
3.       Membuka menu attribute: Click kanan dari class yang telah dipilih
4.       Pilih New Attribute, dan Ketikkan attribute yang diinginkan.
5.       Memberi tipe attribute: Click pada attribute yang baru saja ditambahkan.
6.       Click kanan dan pilih menu open Specification.
7.       Arahkan kursor ke tipe. Pilih tipe attribute yang diinginkan dengan membuka menu option.


Menambahkan  Operasi ke sebuah Class

1.      Click kanan untuk memilih Class dalam Browser.

2.      Pilih Newà Operationà ketikkan operasi yang diinginkan.

Pertemuan Ke 11 (Catatan Kuliah MBO)


Membuat Deployment diagram

Deployment diagram menampilkan processors, devices, and connections. Setiap model berisi deployment diagram tunggal yang menunjukkan hubungan antara processor and device dan penempatan dari processe to processor.

Processor merupakan komponen perangkat keras yang mampu mengeksekusi program.

Device merupakan perangkat keras yang tidak memiliki kemampuan untuk memproses. Setiap device memiliki nama yang dapat bersifat umum seperti: modem, terminal, dll.

Sebuah connection menunjukkan sebuah bagian komunikasi antara  dua prosesor, dua device, atau sebuah prosesor dan sebauh device. Sebuah connection biasanya menyatakan penggandengan hardware secara langsung, seperti kabel RS232, dan dapat juga menyatakan penggandengan yang tidak langsung.

Membuat deployment diagram :
1.      Membuat deployment diagram: click dobel pada deployment view dalam browser model.
2.      Untuk membuat node: Click icon processor   pada toolbaràClick di deployment diagram untuk menempatkan nodeà beri nama pada node yang baru dibuat.
3.      Untuk membuat koneksi : Click icon connection   pada toolbaràClick Node  yang merupakan ‘client’à drag (connectin line) ke node yang merupakan ‘supplier’àClick dobelàtuliskan nama koneksiàtekan OK.


Mengatur sifat dan hubungan dari prosesor dalam model:

1.      Pilih icon processor pada deployment diagram atau pada browseràClick dobel

Dengan langkah seperti diatas dapat dibuat 5 buah node yaitu : Registration, Database, Main Building, Dorm, Library. Kelima node ini terkoneksi sebagai berikut :

Node Connected to Node
Registration Database
Registration Main Building
Registration Dorm
Registration Library

1.    Pendahuluan
Satu keunggulan Rational Rose adalah kemampuan menerjemahkan (generate) dari model ke dalam instruksi (code) program. Jenis code  yang dihasilkan tergantung dari versi Rational Rose yang digunakan, diantaranya :
o   Rose Modeler,  dapat membuat model tetapi tidak mensupport code generation
o   Rose Profesional, mendukung keduanya untuk membuat model maupun code generation
o   Rose Enterprise dapat men-generate code versi CORBA, Java, Visual Basic, Visual C++, XML
Beberapa perusahaan partner Rational Rose membuat add-in untuk mendukung code generation, diantaranya untuk :
-          memeriksa model dari Rational Rose
-          Mengatur (setting) property dari code-nya
-          Melakukan code generation
-          Melakukan reverse engineering

2.    Persiapan untuk Code Generation
Terdapat enam langkah dasar untuk melakukan generate code :
1)    Melakukan pengecekan model (Check the Model)
2)    Membuat komponen
3)    Memetakan Class ke dalam Component
4)    Mengatur Properti pada Code Generation
5)    Memilih Class, Component dan Package
6)    Men-generate Code

2.1    Langkah 1 : Check the Model
Rational Rose mempunyai kemampuan untuk memeriksa konsistensi model yang telah dibuat sebelum menjalankan code generation, sehingga hal ini sebaiknya dilakukan sebelum proses generate code dijalankan.
Lakukan :
1.    Select Tools > Check Model pada menu shortcut
2.    Akan muncul tampilan jika terjadi erros konsistensi
Misalnya, error yang terjadi pada message pada sequence diagram, yang disebabkan oleh tidak dipetakannya message itu pada operation  dan object dari class
Selanjutnya :
Lihat kembali pada diagram sequence, dimana setiap elemen berisi nama objek, diikuti tanda semicolon, lalu class
temukan object yang tidak ada classnya, dengan cara :
·         klik kanan pada object
·         select open specification pada menu shortcut
·         pilih object specification sesuai jenis class

jika terdapat pesan kesalahan yang muncul, maka :
lakukan klik kanan pada pesan tersebut pada sequence diagram, lakukan pemetaan message pada opertion
Menemukan Pelanggaran(Violation)
Kesalahan dapat terjadi karena inkonsistensi.  Misalnya, pada class diagram yang terletak pada paket yang berbeda tetapi tidak terdapat hubungan (relasi) dengan paket itu sendiri.
Contoh :
Terdapat class Order pada paket Entities yang direlasikan ke class OrderMgr pada paket Control. Dalam hal ini seharusnya terdapat relasi antara paket Control dengan paket entities
Cara mencari violation :
1.    Select Report > Show Access Violation pada shortcut menu
atau
2.    Tools > Java > Syntax Check
Tujuannya adalah memeriksa apabila terdapat kesalahan class public pada suatu unit hasil kompilasi
            Tools > CORBA > Syntax Check  


2.2   Langkah 2 : Membuat komponen
Component dibuat untuk menyimpan class. Terdapat beberapa tipe component, misalnya: source code file, executable file, runtime library, ActiveX component, applet dll
Setiap class dipetakan ke dalam component-component, selanjutnya ditambahkan dependency antara mereka dan dihasilkan Component Diagram
Pada bahasa pemrograman Java dan Visual Basic, Ratinal Rose otomatis membuat component yang diperlukan pada class
Caranya :
1.    BUka component diagram
2.    pilih ikon component pada toolbar untuk menambahkan component-component baru ke dalamnya

2.3   Langkah 3 : Memetakan Class ke dalam Component
Setiap komponen source code menyatakan file source code  untuk satu atau beberapa class. Pada bahasa pemrograman C++, tiap class dipetakan ke dua component source code yang terdiri dari header file dan body fle; sedangkan jika genrate code dilakukan dengan Visual Basic, Rose akan men-generate komponen-komponen yang diperlukan dan memtakan class secara otomatis
Caranya :
1.    klik kanan component pada Component Diagram di browser
2.    Pilih Open Specification
3.    Pilih Realize tab
4.    Di tab Realize ini, klik kanan class-class yang akan ditempatkan melalui menu shortcut
5.    Browser akan menampilkan nama component didalam tanda kurung

Atau
1.    Tempatkan cursor pada class di LogicalView di browser
2.    Drag class ke component di ComponentView
3.    nama component akan ditampilkan dalam tanda kurung dimana class pada LogicalView

2.4   Langkah 4 : Mengatur Properti pada Code Generation
Terdapat sejumlah pilihan code generation untuk mengatur class, atribut, component dan elemen model lainnya. Properti ini akan mengatur bagaimana code di generate.
Setiap bahasa pemrograman di Rational Rose mempunyai sejumlah properti
Untuk menampilkan properti
                 Pilih Tools > Options
Lakukan pemilihan bahasa yang dituju
                        
Pada daftar pilihan, pilihlah Class, Atribute, Operation atau tipe elemen model yang diperlukan lainnya
Untuk tiap nilai yang dipilih tersedia properti masing-masing
Contoh properti class di Visual Basic
Kita dapat mengubah property CodeGeneration untuk satu class, atribut, operation atauelemen model lainnya.
Clonning himpunan property. Jika telah selesai mengubah property set, selanjutnya lakukan cloning.
                  Klik Clone di Clone pada Property Set
  
Dapat juga melakukan clone tanpa mengubah nilai-nilai default yang ada

2.5   Langkah 5 :Memilih Class, Component dan Package
Pada waktu generate code, kita dapat men-generate class, component package yang ada saat itu
Untuk melakukan generate code dari paket, lakukan pilihan pada paket LogicalView, atau pada paket ComponentView. Jika pilihan adalah paket LogicalView, maka semua class yang ada di dalamnya akan digenerate codenya

2.6   Langkah 6 : Men-generate Code
Tampilan Rational Rose Enterprise untuk generate code aadalah seperti berikut :

Untuk menampilkan atau menghilangkan tampilan dapat dilakukan dengan perintah :
                  Add-Ins > Add-In Manager
Pada tampilan dialog yang terbuka beri tanda (check box) yang dipilih.

3.    Code Generation dengan Visual Basic
Langkah code generation :
1)    Create Component
2)    Tempatkan Class pada Component
3)    Atur properti code genration
4)    Pilih class atau component untuk generate class atau component Diagram
5)    Pilih Tools>Visual Basic>Update Code untuk menampilkan code generation Wizard
6)    Pilih Tools > Visual Basic > Browse Visual Basic Source untuk melihat hasil generate code

4.    Menggunakan Wizard Code Generation
Setelah selesai membuat class dan asosiasinya , kita dapat menggunakan Code-Generation Wizard untuk mengenerate code dalam bahasa Visual Basic.
      Pilih Tools > Visual Basic > Update Code dari menu shortcut
Jika sebelumnya, kita tidak memetakan object ke dalam component akan ditampilkan seperti dibawah ini
Untuk menempatkan class didalam component,lakukan
      Klik kanan component di Code Generation Wizard tampilan diatas
Drag dan drop setiap class dari layar disebelah kanan ke component yang bersesuaian. Setelah semua class ditempatkan, klik OK

Untuk membuat component yang baru :
      Pilih Visual Basic Component dan tempatkan class ke dalamnya

Pilih tipe (mis StandardEXE) dan klik OK
 Maka component akan ditambahkan

Pilih (lakukan check box) component atau cl;ass-class yang akan diupdate
      Klik kanan dan pilih Open untuk melihat properti untuk setiap object


Setelah seluruh class ditempatkan dan semua properti code generation telah diatur, klik Next untuk menyelesaikan prosesnya