Rabu, 04 September 2013

Rakutak Mountain

                                               Letak Geografis Gunung Rakutak



         Gunung Rakutak  merupakan gunung yang terletak di selatan Kota Bandung, tepatnya berada di Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung. Menurut salah satu sumber, Gunung Rakutak berada pada  ketinggian 1921 mdpl. Gunung ini tidak se-populer gunung-gunung lain yang berada di sekitar Bandung. Bedasarkan banyak informasi dari berbagai artikel di internet, gunung ini memiliki karakteristik yang unik, dimana alamnya masih asri dan akses pendakian yang masih minim. Gunung ini juga menyimpan sejarah kelam pemberontakan DI/TII.



                                                   Pemandagan  ke arah selatan




                                                      Pemandagan  ke arah selatan
 




Area Ladang sebelum pendakian





"Bumi Perkemahan"






                                                                      "Puncak Utama"








                                                      "Pemandangan dari Puncak Utama"




                                                      Arah Utara Terlihat "Danau Ciharus"

                                                                   "Danau Ciharus"


Minggu, 30 Juni 2013

UAS (TUGAS BESAR MBO)





- USE CASE DIAGRAM




 



- ACTIVITY DIAGRAM 
            

                 1. STAR GAME





                  2. PLAY GAME 




 - CLASS DIAGRAM

     

-  SEQUENCE DIAGRAM

        1. PLAY GAME

             

           2. STAR GAME


Selasa, 11 Juni 2013

Pertemuan Ke 1 (Catatan Kuliah NA)


Network Administrator

Network administrator adalah sebuah jenis pekerjaan yang banyak dibutuhkan saat ini terutama pada perusahaan/instansi yang telah mengimplementasikan teknologi komputer dan internet untuk menunjang pekerjaan.

Penggunaaan sistem jaringan komputer dalam sekala kecil maupun luas akan membutuhkan pengaturan-pengaturan mulai dari tingkat fisik maupun non fisik. Pengaturan-pengaturan tersebut melibatkan proses pengontrolan. Ada beberapa definisi mengenai administrasi jaringan ini antara lain;

a. controlling corporate strategic assets
b. controlling complekxity
c. improving service
d. balancing various needs
e. reducing downtime
f. controlling costs

Pada intinya administrator network bertugas mengelola serta menjaga seluruh sumber daya pada sistem jaringan agar kinerja jaringan lebih efektif dan efisien dilihat dari fungsi, struktur dan keamanan jaringan itu sendiri.




Sebelum berbicara tugas dan tanggung jawab berikut beberapa hal umum yang harus di kuasai seorang network administrator ;

1. Pengetahuan dasar tentang komputer teori maupun praktek, hal ini sangat penting karena tidak mungkin menjadi seorang administrator jaringan komputer namun bagaimana kerja sistem komputer sendiri tidak dikuasai dengan baik.

2. Pengetahuan tentang berbagai perangkat keras jaringan komputer seperti ; repeater, hub, switch, router, antena, kabel dan berbagai perangkat pendukung lainnya, pemahaman meliputi cara kerja, pemasangan dan konfigurasi.

3. Pemahaman tentang routing teori maupun konfigurasi harus di kuasai dengan baik agar mampu membangun jaringan dengan baik hal ini sangat diperlukan terutama jika komputer ataupun sub organisasi perusahaan sangat banyak.

4. Pengetahuan tentang sistem keamanan komputer terutama jaringannya ( network security ) akan sangat membantu dan memberikan nilai lebih.

5. Selain kemampuan teori maupun praktek yang harus dikuasai dengan baik hal lain adalah memiliki etika profesional, tanpa etika dan sikap seorang profesional yang baik maka semua kemampuan teori maupun praktek yang dikuasai tidak akan berarti banyak.

Fungsi dan Tugas Network Administrator
Ada beberapa fungsi dan kerja administrator, namun secara garis besar dapat dinyatakan dari irisan antara network, hardware, dan application. Tugas dari network administrator adalah:

Security management: menitik beratkan kerja mencakup masalah network administrator keamanan mencakup hal-hal berikut:

1. Firewall adalah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalulintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalulintas yang dianggap tidak aman.

2. Username: username akan digunakan sebagai informasi log in password control: yaitu pengendalian pasword yang dimiliki oleh sebuah sistem.

3. Resource access: network admin mampu melakukan pembatasan penggunaan sumber daya sesuai dengan hak akses yang diberikan.

Performance management: performance managemant menitik beratkan pada performasi jaringan dalam sistem pengelolaan.

Planning for growth: melakukan proses perancangan dan desain jaringan meliputi sistem, hardware, software/aplikasi, sistem operasi, keamanan data keamanan jaringan sekaligus melakukan inisiasi untuk mengembangkan jaringan itu sendiri.

Fault management recovery: menangani masalah yang terjadi dalam sistem jaringan serta solusi untuk menyelesaikan hal tersebut.

Pertemuan ke 9 (Catatan Kuliah CS)


RPC ( Remote Procedure Call )

1.        Definisi
RPC adalah sebuah metode yang memungkinkan kita untuk mengakses sebuah prosedur yang berada di komputer lain. Untuk dapat melakukan ini sebuah server harus menyediakan layanan remote procedure. Pendekatan yang dilakukan adalah sebuahserver membuka socket, lalu menunggu client yang meminta prosedur yang disediakanserver. RPC masih menggunakan cara primtif dalam pemrograman yaitu menggunakan paradigma procedural programming.
2.        Tujuan
RPC digunakan untuk administrasi sistem sehingga seorang administrator jaringan dapat mengakses sistemnya dan mengelola sistemnya darimna saja, selama sistemnya terhubung ke jaringan.
3.        Socket
RPC menggunakan socket untuk berkomunikasi dengan proses lainnya.
4.         Cara Kerja RPC
Tiap prosedur yang dipanggil dalam RPC, maka proses ini harus berkoneksi dengan server remote dengan mengirimkan semua parameter yang dibutuhkan, menunggu balasan dari server dan melakukan proses kemudian selesai. Proses di atas disebut juga dengan stub pada sisi klien. Sedangkan Stub pada sisi server adalah proses menunggu tiap message yang berisi permintaan mengenai prosedur tertentu.
5.        Implementasi RPC
Untuk proses nya kurang lebih sama dengan RMI. Kalau RMI kita mengenal proxy dan skeleton, pada RPC dikenal dengan Stub( Client stub dan Server stub)
Gambar Ilustrasi Implementasi RPC

Remote Reference Modul dan Communication Modul berada pada tatanan sistem operasi.
Contoh implementasi adalah Sun Microsystems Open Network Computing (ONC) : RPC specification, XDR (eXternal Data Representation) standard, UDP atau TCP transport protocol. Xerox Courier : RPC model, Data representation standard, XNS (Xerox Network
Systems) SPP (Sequenced Packet Protocol) sbg transport protocol, Apollo s Network Computing Architecture (NCA), RPC protocol, NDR (Network Data Representation).
6.        Langkah-langkah dalam RPC
  1. Prosedur client memanggil client stub
  2. Client stub membuat pesan dan memanggil OS client
  3. OS client mengirim pesan ke OS server
  4. OS server memberikan pesan ke server stub
  5. Server stub meng-unpack parameter-parameter untuk memanggil server
  6. Server mengerjakan operasi, dan mengembalikan hasilnya ke server stub
  7. Server stub meng-pack hasil tersebut dan memanggil OS server
  8. OS server mengirim pesan (hasil) ke OS client
  9. OS client memberikan pesan tersebut ke client stub
  10. Client stub meng-unpack hasil dan mengembalikan hasil tersebut ke client
7.        Contoh RPC dengan SUN RPC
Fungsi yg dipanggil client melalui RPC:
bin_date_1:
No arguments.
Result in long integer: waktu saat ini, dlm jumlah detik sejak 00:00:00 GMT,
January 1, 1970.
str_date_1
Mengkonversi hasil bin_date_1 menjadi readable ASCII sring.
Berkas yg dibuat programmer:
Server procedure: date_proc.c
RPC specification file: date.x
Client main function: rdate.c
date.x -> rpcgen ->
Server stub: date_svc.c
date.h
Client stub: date_clnt.c
Generate executable client program:
cc o rdate rdate.c date_clnt.c lrpclib
Generate executable server program:
cc o date_svc date_proc.c date_svc.c lrpclib

 Membuat Class Diagram

Class diagram memperlihatkan keberadaan dari class-class dan hubungannya dari sistem dalam logical view. Class diperoleh dengan melakukan  pengetesan pada sequence dan collaboratin diagram.
Komponen Utama dari  Class Diagram
Class
Generalisation
Aggregation





Membuat  Main Class Diagram
Klick kanan Logical view à new à class diagramà memberi nama(misal: Utama)à
dobel klick

Membuat Class
1.       Klick kanan Logical view à new à class à memberi nama
2.       Buatlah class tersebut dalam Class Diagram: Drag class ke dalam class diagram yang terbuka.

atau
1.      Memunculkan Class dari toolbar: pilih icon Class   pada toolbarà click sekali pada Class diagram yang terbuka.
2.      Memberi nama: Click dobel pada class tersebutà pilih General tab dalamwindow specificationà tuliskan nama yang diinginkan dalam kolom name.

 Membuat Stereotype untuk Class (jika diperlukan)
1.       Click kanan pada Class dalam browser à Specification à General à pilih namaStereotype atau diketik à tekan OK.

Dokumentasi Class
1.      Menentukan Class yang akan diberi dokumentasi: Lihat daftar Classdalam browserà Click pada Class yang dipilih.
2.      Menuliskan dokumentasi: Pindahkan kursor pada documentation windowà tuliskan keterangan secukupnya. (misal: Seseorang yang terdaftar dalam semester ini.)

atau

1.      Lihat daftar Class dalam browser atau pada windows Class Diagram.
2.      Click Dobel pada Class yang dipilihà pilih General tab dalamwindow Class specification à tuliskan dokumentasi..

Membuat Relasi Association
1.       Click icon Association  pada toolbar.
2.       Click pada salah satu Class yang akan diasosiasikan dalam Class Diagram
3.       Drag garis Association ke Class yang diasosiasikan lainnya.

Membuat Relasi Aggregation
1.       Pilih icon Aggregation  dari toolbar
2.       Click pada class yang memainkan peran secara keseluruhan dalam Class Diagramdan drag garis aggregation ke Class yang memainkan peranan sebagian.

Membuat Relasi Composition Aggregation
1.       Pilih icon Aggregation dari toolbar
2.       Click pada Class yang memerankan keseluruhan dalam Class Diagram dan Drag  garis aggregation ke Class yang memerankan secara sebagian.
3.        Click kanan pada garis aggregationà containment  of … à pilih Value

Memberi nama Relasi
1.             Click garis relasi pada Class Diagram
2.             Tuliskan nama relasi yang diinginkan

Membuat nama Peran
1.      Menampilkan shortcut yang akan dimodifikasi: Click kanan pada garis relasi dekat Class yang akan dimodifikasi.
2.      Pilih Menu Role Name
3.      Tuliskan nama peran yang inginkan

Membuat multiplicity
1.       Click dobel pada garis relasi untuk memunculkan Specification
2.       Pilih Menu Detail pada peran yang akan dimodifikasi (Detail Role A atau Role B)
3.       Tentukan multiplicity yang diinginkan

Membuat Relasi  Unary
1.       Pilih icon Association (atau Aggregation) dari toolbar
2.       Click pada Class dan drag garis Association (atau Aggregation) bagian luar dari Class.
3.       Click sekali à Arahkan mouse ke Class asal à click sekali
4.      Tuliskan nama peran dan multiplicity untuk setiap akhir dari unary association

Membuat Association Class
Association class merupakan Class di sambungkan ke sebuah Association dengan loop.
1.       Click icon Class dari toolbar
2.       Click pada diagram untuk menempatkan Class à tuliskan namanya
3.       Tambahkan attribut Class: Click kanan pada Classànew attributàketik nama attribut
4.       Menambahkan operasi Class: Click kanan pada Classànew operationàketik nama operasi
5.       Click icon Link Attribut dari toolbar 
6.       Click pada association Class dan drag garis Link Attribut ke association yang akan disambungkan.

Membuat Relasi Generalisation
1.       Click icon Generalisation 
2.       Click pada satu subclass dan drag garis Generalisation ke superclass
3.      Untuk setiap subclass yang merupakan bagian dari Generalisation:pilih icon Generalisation dari toolbarà click pada subclassà dan drag garis Generalisation ke ujung generali yang sudah terbentuk.
Menambahkan  attribute ke suatu Class
1.       Memilih Class pada Browser: Click sekali pada tanda plus (+) pada Logical View  agar terurai isinya. (jika Logical View sedang bertanda +, atau tidak terurai).
2.      Pilih Class yang akan ditambahi attribute.
3.       Membuka menu attribute: Click kanan dari class yang telah dipilih
4.       Pilih New Attribute, dan Ketikkan attribute yang diinginkan.
5.       Memberi tipe attribute: Click pada attribute yang baru saja ditambahkan.
6.       Click kanan dan pilih menu open Specification.
7.       Arahkan kursor ke tipe. Pilih tipe attribute yang diinginkan dengan membuka menu option.


Menambahkan  Operasi ke sebuah Class

1.      Click kanan untuk memilih Class dalam Browser.

2.      Pilih Newà Operationà ketikkan operasi yang diinginkan.